Keluarga Korban Datangi RS Polri Untuk Tes DNA

Foto: Keluarga Korban Datangi RS Polri Untuk Tes DNA

JAKARTA, headlinejabar.com

Ratusan Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610 mendatangi RS Polri Kramat Jati ,pihak RS Polri meminta keluarga, terutama orang tua atau anak korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 untuk segera datang agar bisa diambil sampel DNA-nya (30/10).

Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah identifikasi para korban. Rumah Sakit Polri sudah menerima 24 kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 yang dikirim ke RS Polri.

Baca Juga  Kyai Kaget Santri Jadi Followers Presiden

Kepala RS Polri dr Musyafak dalam konferensi pers di RS Pol menyebut akan berjaga selama 24 jam untuk menunggu kiriman kantong jenazah lainnya

“Dari postmortem jenazah yang sudah dikirimkan 24 kantong jenazah,” kata Musyafak kepada wartawan

Ia menyebut sebagian sudah ambil sampel DNA-nya karena tidak semua yang melapor ke sini mengajak orang tua atau anaknya. Sehingga ini masih berjalan dan diharapkan bisa hadir ke sini. Hubungan langsung orang tua dan putra-putri untuk pemeriksaan DNA, kata Musyafak Dia mengatakan hingga saat ini ada 132 keluarga korban yang datang untuk menyerahkan data korban. Biaya untuk pemeriksaan DNA bakal ditanggung oleh pihak RS Polri.

Baca Juga  Hari Jadi ke-44 Tahun, Ini yang Dilakukan BPJamsostek

“Untuk biaya Operasional DVI barang kali masih di-cover kesehatan Polri. Sedangkan nanti kalau ada kendala, kita akan laporkan ke pimpinan. Jadi sama sekali tidak ada rencana, belum ada rencana minta bantuan, apalagi dari pihak lain,” jelasnya.

Menurutnya, penyerahan jenazah baru bisa dilakukan setelah seluruh data yang diserahkan keluarga dinyatakan cocok dengan hasil pemeriksaan jenazah.

Baca Juga  Presiden Gauck Menilai Jokowi Presiden yang Progresif

“Jadi nanti proses pelaksanaan identifikasi, kita melaksanakan pemeriksaan postmortem yang dilaksanakan dari berbagai tenaga ahli. Pertama adalah ahli dokter forensik, ada 15 dokter forensik. Kemudian odontologi forensik, kalau nggak salah 4, ditambah 4 dokter gigi, kemudian ahli DNA juga 4. Soal pendataan antemortem ada tim sendiri, sehingga kita sandingkan data antara data antemortem dan postmortem. Apabila cocok akan dirilis, dan akan ada proses penyerahan jenazah kepada pihak keluarga dan kita siapkan ambulans semuanya,” ujarnya. (yus/eka)