Foto : Kadisporaparbud Purwakarta Agus Hasan Saepudin

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Taman Air Mancur Sri Baduga tak beroperasi sejak empat minggu terakhir dikarenakan musim kemarau dan sumber air bentrok dengan petani suplay air menjadi kurang.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Purwakarta Agus Hasan Saepudin mengatakan, pihaknya tidak akan menayangkan air mancur dikarenakan pasokan air dari daerah gunung terutama daerah Citalang, Tegal Munjul serta Pasawahan sangat minim selain itu bentrok dengan kebutuhan air bagi petani.

"Ya kami mengalah petani sangat membutuhkan air, dan itu sangat penting ketimbang penayangan air mancur terutama petani padi, padi kan sumber kehidupan manusia", imbuhnya

Selain kurangnya air dan jika dipaksakan Kadisporaparbud akan mengeluarkan dana tidak sedikit kisaran milyaran rupiah soalnya membutuhkan volume air yang banyak.

"kami tdk akan dulu tayang kecuali jika ada event besar/event khusus atau menjadi syarat menghibur pengunjung dari luar saja, ya kami coba paksakan dan itu pun durasinya tidak akan seperti biasanya full 30 menit untuk saat ini menjadi 10 menit saja, begitu juga sudah cukuplah" pungkasnya

Sementara demi kelancaran air saluran irigasi yang sedang di perbaiki ada di Citalang yang bekerjasama dengan Dinas Perairan di bantu juga oleh Kodim dan masyarakat sekitar.

"untuk semua pengunjung warga sekitar yang sering menikmati Taman Air Mancur Sri Baduga yang cantik dan menawan dimohon untuk mengerti kondisi Purwakarta saat ini karena musim kemarau, semoga ada hujan dan kita bisa tayang normal seperti biasanya menikmati keindahannya," tutup dia.(lan/dik)

Kampanye Damai Pasangan Cabup dan Cawabup Purwakarta No urut 2 (Hj Anne Ratna Mustika dan H Aming)