Foto: Strategi dan Motivasi Solihin GP untuk Dedi Mulyadi Agar Menangkan Jokowi di Jawa Barat

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Jawa Barat Dedi Mulyadi menyambangi kediaman Sesepuh Jawa Barat Solihin Gautama Purwanegara. Pria yang akrab disapa Mang Ihin itu menerima Dedi dengan hangat untuk membahas strategi pemenangan Jokowi-Ma’ruf di Jabar.

Menurut Mang Ihin, potensi kemenangan presiden pejawat tersebut sangat besar. Tak terkecuali, saat melihat perkembangan hasil kinerjanya di Jawa Barat. Bahkan, menurut dia, saat Pilpres 2014 pun Jokowi tidak bisa dikatakan kalah.

“Pilpres Tahun 2014 pun Jokowi tidak kalah di Jawa Barat. Suara yang kita raih sudah sesuai dengan target,” ujar Mang Ihin di kediamannya. Tepatnya, di Jalan Cisitu Indah VI No 1, Kota Bandung, Jum’at (28/9/2018).

Mantan Gubernur Jawa Barat tersebut berbagi strategi pemenangan yang harus dijalankan Dedi Mulyadi sebagai ketua tim. Dia berujar, Jokowi adalah sosok penebar kebahagiaan sebagaimana halnya Dedi Mulyadi. Profiling ini, kata dia, harus dipertajam dan dikapitalisasi.

Sebelumnya, Dedi juga melontarkan gagasan yang sama melalui pola kampanye ‘Heuheuy Deudeuh’. Saat diwawancarai di Kantor DPD Golkar Jabar, Dedi mengatakan konsep tersebut adalah pola menebar kebahagiaan.

“Saya dari Tahun 2014 mendukung Pak Jokowi. Beliau itu orang baik yang bisa membawa kebahagiaan untuk masyarakat Jawa Barat. Kemenangan Jokowi di Jawa Barat merupakan hal yang tidak bisa ditawar,” kata Mang Ihin.

Saran tersebut diterima Dedi Mulyadi dengan baik. Menurut dia, hal tersebut merupakan motivasi baginya untuk mengkonsolidasi kekuatan demi pemenangan Jokowi di Jawa Barat. Soliditas jaringan sampai ke tingkat TPS menjadi kunci bagi kemenangan Jokowi-Ma’ruf.

“Spirit Mang Ihin menjadi motivasi kita. Pokoknya, berjuang bareng untuk kemenangan Pak Jokowi,” katanya.

Penataan Citarum Milik Jokowi

Menurut Dedi, penataan Sungai Citarum merupakan fokus utama Presiden Joko. Widodo di Jawa Barat. Dia mengatakan seluruh elemen masyarakat tidak boleh membiarkan Jokowi sendirian dalam ikhtiar menata sungai terpanjang di Jawa Barat itu.

Mantan Bupati Purwakarta dua periode tersebut mengimbau semua pihak untuk tidak terus mencemari Sungai Citarum.

“Jangan ada lagi yang merusak dan mencemari lingkungan. Citarum harus kembali pulih menjadi sungai yang jernih. Pak Jokowi berada di garda terdepan dan kita sebagai warga jabar mendukung itu,” ujarnya.

Selain itu, program sertifikasi tanah rakyat juga menjadi fokus Dedi Mulyadi untuk disosialisasikan. Jutaan rakyat Indonesia terutama rakyat Jawa Barat sudah merasakan program kedaulatan tanah rakyat itu.

“Harus ada regulasi agar tanah rakyat tidak beralih tangan. Sehingga, saat rakyat mendapatkan sertifikat, itu gak dijual. Kalau tidak, maka orang-orang besar nanti bisa menguasai tanah rakyat,” tuturnya.

Tanah Negara di Jawa Barat menurut Dedi harus dimaksimalkan sebagai lahan konservasi. Sehingga, ekosistem flora dan fauna serta semua potensi alam yang ada tidak terjamah tangan jahil yang mengambil keuntungan sesaat.

“Lahan-lahan milik Negara harus menjadi hutan konservasi, menjadi hutan lindung. Kalau mata air terjaga, tanah terjaga, sumber daya alam terjaga, maka kehidupan rakyat akan semakin baik,” ucap dia. (rls/eka)

Terpopuler

Kampanye Damai Pasangan Cabup dan Cawabup Purwakarta No urut 2 (Hj Anne Ratna Mustika dan H Aming)