Foto : R Faturahman Kusumah

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Salah satu calon anggota legislatif (caleg) muda dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) R Faturahman Kusumah komitmen dengan sumpah kampanye damai. Sebagai kaum muda yang berkesempatan manggung dalam kontestasi pemilihan umum, Fatur tak mau menyianyiakan kesempatan tersebut.

Bagi Fatur, seorang caleg bukan saja menjadi representasi partai saja. Melainkan juga sebagai simbol demokrasi secara utuh.

"Sebagai pemuda yang awam, saya akan menaati seluruh aturan main dalan pemilihan legislatif tahun 2019. Dari situ saya belajar menjadi politisi yang handal," kata Fatur saat berbincang dengan headlinejabar.com, Selasa (25/9/2018).

Waktunya pemuda berkarya dan menyingsingkan lengan baju untuk bekerja nyata. Mahasiswa STIE Wikara ini menilai, politik praktis tidak melulu berbicara kekuasaan. Tetapi soal solusi problematika kebangsaan.

"Saya ingin menjadi wakil pemuda di parlemen. Yang berupaya menyuarakan kepentingan kelompok muda. Di samping aspirasi masyarakat secara menyeluruh," terang Fatur.

Pemuda acap terjebak dalam hal-hal pragmatis, amoral, dan jangka pendek. Itu disebabkan kurangnya ruang berekspresi bagi mereka dan suaranya tidak didengar.

"Sebelum dan sesudah menjadi caleg, saya sering diskusi bersama kelompok kumunitas pemuda dari latar belakang pecinta motor, suporter, sampai mahasiswa. Ternyata mereka semua punya harapan. Harapan untuk negeri ini," jelas Fatur.

Caleg DPRD Purwakarta Dapil VI (Sukatani, Sukasari dan Jatiluhur) ini berupaya menjadi wajah muda di parlemen. Jika terpilih sebagai wakil rakyat, Fatur berencana menjaring 50 persen aspirasi kelompok muda.

"Mereka harus diwadahi dalam dunia seni, olah raga, musik, sampai pendidikan. Ini soal edukasi. Saya berharap lima atau sepuluh tahun lagi Purwakarta menjadi lumbung pemuda potensial," tutup dia.(dik)

Kampanye Damai Pasangan Cabup dan Cawabup Purwakarta No urut 2 (Hj Anne Ratna Mustika dan H Aming)