Foto : Ilustrasi

DEPOK, headlinejabar.com

Kejadian kurang mengenakan dialami salah satu orang tua murid di Kota Depok. Pasalnya sang anak yang seharusnya sudah memulai proses kegiatan belajar mengajar harus gagal.

Dikarenakan nama si anak tidak tercantum seluruh kelas yang ada. Hal ini diungkapkan salah satu orang tua siswa, R yang merasa kecewa dengan pihak SMAN 4 di Cimanggis Depok.

Menurut R bahwa, pihaknya telah bertemu langsung dengan pihak sekolah pada tanggal 25 Juli 2019 dan diberikan berkas untuk daftar ulang dimana menurut R berkas tersebut diserahkan sehari kemudian pada tanggal 26 Juli 2019.

Tidak hanya itu bahkan kepala sekolah menjanjikan pada hari Senin tanggal 29 Juli 2019 dapat langsung bersekolah dan memulai proses belajar.

"Siapa yang tidak kaget pak anak saya pulang sekolah nangis marah malu karena namanya tidak ada di seluruh kelas ,anak saya sudah ikut upacara dan harusnya sudah belajar," jelasnya, Rabu (7/8/2019).

Lebih lanjut dirinya mengatakan akan melaporkan kasus ini ke ombusdman karena pihaknya merasa sudah mengikuti semua persyratan yang di minta oleh pihak sekolah.

"Saya minta keadilan pak kasihan anak saya sampai dengan hari ini belum juga sekolah. Saya akan laporkan pak umar ke ombusdman jangan karena saya telat beberapa jam masalah uang gedung lantas saya di depak,gak adil karena saya tunggu dia dari siang sampai sore buat kasih uang itu dia tidak ada di tempat jadi janganlah semena-mena sama orang tua siswa," tegasnya.

Sementara itu kepala sekolah SMAN 4 Depok Umar saat di konfirmasi awak media melalui pesan elektronik tidak menjawab.(yop)

Terpopuler

Kampanye Damai Pasangan Cabup dan Cawabup Purwakarta No urut 2 (Hj Anne Ratna Mustika dan H Aming)