Foto : Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi minta maaf atas postingan yang dianggap terkesan mempermalikan siswi yang ia tegur.

Kemarin, Selasa (29/11), kami dari jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Purwakarta bersama dengan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi melakukan pemantauan pelaksanaan program pendidikan vokasional di Desa Sukatani Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta.

Program ini baru diluncurkan oleh Bupati Purwakarta dalam rangka menumbuhkembangkan sikap empati pelajar kepada orang tua, melalui program ini pelajar diajak berpartisipasi aktif dalam pekerjaan yang dilakoni oleh orang tua sehari-hari.

Dalam perjalanannya, kami beserta rombongan yang juga terdiri dari Kepala Desa Sukatani, para guru di Sukatani dan warga sekitar, mendapati seorang anak perempuan yang mengendarai kendaraan roda dua tanpa mengenakan helm dan mengenakan pakaian yang bukan seragam sekolah.

Sudah menjadi kebiasaan Kang Dedi, selalu responsif terhadap fenomena penyimpangan yang ada di sekitarnya. Refleks, ia menghentikan laju kendaraan yang dikendarai oleh anak perempuan yang diketahui berstatus sebagai siswa di salah satu SMPN di kecamatan tersebut.

Mengetahui kendarannya dihentikan oleh bupati, siswi tersebut menangis, Kang Dedi berusaha mengambil kunci motornya namun ia berontak dan menolak kuncinya diambil dengan cara menangis sejadi-jadinya.

Melihat cara berpakaian siswi tersebut yang tidak sesuai dengan norma berpakaian pelajar pada umumnya, Kang Dedi menunjukkan kepada kami yang hadir dan menyaksikan kejadian tersebut bahwa cara berpakaian siswi ini harus diperbaiki.

Siswi itu diketahui mengenakan jilbab syar'i tetapi dengan celana ripped jeans (jeans sobek-sobek). Kami diarahkan oleh Kang Dedi untuk memperbaiki cara berpakaian siswi tersebut. Hal ini dilakukan oleh Kang Dedi dalam rangka menanamkan pendidikan berpakaian kepada siswi tersebut.

Jika hari ini beredar komentar bernada bully-an kepada Kang Dedi, kami rasa, itu karena mereka tidak mengetahui kejadian sebenarnya sehingga memahaminya dengan pemahaman yang tidak utuh.

Sudah menjadi gaya khas kepemimpinan Kang Dedi, untuk merespon persoalan apapun dengan cepat, termasuk persoalan yang oleh sementara orang dianggap sepele, namun jika dirunut secara jernih, persoalan yang ditindaklanjuti oleh Kang Dedi sarat pemahaman nilai moral untuk ditindaklanjuti oleh para orang tua siswa dan kami selalu pendidik.

Demikian, Harap maklum.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Purwakarta HM Rasmita NS SPd MPd 

ucapan hari jadi purwakarta hanura

IMG 20180718 WA0016

Terpopuler

Kampanye Damai Pasangan Cabup dan Cawabup Purwakarta No urut 2 (Hj Anne Ratna Mustika dan H Aming)