Foto : Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, Deni Darmawan.

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta menargetkan kasus stunting atau gagal tumbuh turun hingga 10 persen.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, Deni Darmawan, mengatakan untuk memenuhi pencapaian tersebut pihaknya akan melakukan sejumlah langkah, salah satu di antaranya adalah mengajak dinas terkait untuk sama-sama berkomitmen memberikan sosialisasi sesuai bidang masing-masing.

Semisal Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana melakukan perencanaan matang dalam menangani stunting.

"Jadi soal stunting itu tidak hanya Dinas Kesehatan saja, melainkan ada leading sektor yang menanganinya, karena stunting terjadi saat bayi masih dalam kandungan, dan dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari makaman, kebersihan lingkungan dan lainnya," kata Deni, Kamis (17/10/2019).

Deni optimis jika kasus stunting di Kabupaten Purwakarta terus mengalami penurunan dengan memberikan sosialisasi atau pemahaman terhadap masyarakat, terutama kepada ibu hamil yang dilakukan oleh dinas terkait tersebut.

"Dinas terkait pasti melangkah, mengupayakan kasus stunting agar mengalami penurunan," ujar dia.

Deni mengaku jika kasus stunting di Kabupaten Purwakarta sempat menyentuh 40 persen dari jumlah penduduk. Namun mengalami penurunan sampai 30 persen.(dik)

Terpopuler

Kampanye Damai Pasangan Cabup dan Cawabup Purwakarta No urut 2 (Hj Anne Ratna Mustika dan H Aming)