PURWAKARTA, headlinejabar.com

Kapolsek Sukatani Resort Polres Purwakarta, AKP Budiharto bersama anggota meninjau longsornya Tembok Penahan Tebing (TPT) menimpa gedung SD Negeri 1 Cipicung, Senin (24/2/2020).

Kapolsek bersama anggota sterilkan lokasi longsor dengan meminta warga untuk sementara tidak mendekati lokasi, karena bukan tidak mungkin longsor susulan terjadi mengingat intensitas hujan beberapa hari terakhir cukup tinggi.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah dan desa, dan kami juga meminta agar para siswa dilarang mendekati tebing yang longsor," ungkap dia.

Menurutnya, sejumlah desa di Kecamatan Sukatani masih terdapat tebing yang rawan terjadi pergeseran tanah pada musim penghujan, termasuk Desa Cipicung.

Untuk itu, dia meminta warga untuk meningkatkan kesawpadaan terutama saat turun hujan, dikawatirkan bencana alam longsor tiba-tiba terjadi.

"Untung saja TPT longsor di Desa Cipicung tidak membuat gedung sekolah ambruk, jadi tidak mengganggu aktivitas belajar siswa," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Cipicung Patma Puri mengatakan, TPT dibangun sejak dua tahun terakhir menggunakan dana desa sebesar Rp100 juta lebih. Setelah mengalami longsor perbaikan akan segera dilakukan dalam waktu dekat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta.

"Tadi dari pihak Dinas Pendidikan sudah meninjau lokasi, dan mencanangkan Rp300 juta untuk perbaikan TPT yang longsor setinggi 6 meter dan panjang 40 meter ini," ujar Patma.(dik)

Terpopuler

Kampanye Damai Pasangan Cabup dan Cawabup Purwakarta No urut 2 (Hj Anne Ratna Mustika dan H Aming)