Foto : Ist.

SUMEDANG, headliinejabar.com

Bantalan jembatan penghubung Desa Cikondang dengan Desa Tanjunghurip Kecamatan Ganeas, Sumedang, amblas, Sabtu (21/4/2018) sekitar pukul 18.30 WIB.

"Panjangnya mencapai 10 meter dengan lebar 4 meter, dan tinggi 3.5 meter. Amblas karena menahan air Sungai Cikoneng," ujarnya, Sabtu malam lalu.

Dandim 0610/Sumedang Letkol Arm I Made Mertha Yasa melalui Danposramil Ganeas Pelda Joko Purnomo mengatakan, amblasnya jalan di Dusun Cibungur RT 01 RW 03 Desa Tanjunghurip ini disebabkan terpaan air Sungai Cikoneng yang meluap akibat hujan deras yang terus mengguyur sejak Sabtu siang.

Joko menuturkan, setelah mendatangi lokasi, pihaknya berkoordinasi dengan perangkat desa, Babinsa Sertu Ujang, dan babinkamtibmas serta masyarakat setempat untuk melakukan pengamanan agar jalan tersebut tidak dilalui oleh pejalan kaki maupun kendaraan bermotor.

"Bersama masyarakat, kami memberi penyekat/pengaman jalan di atas jembatan serta memberi tanda-tanda pengaman bahwa jembatan/jalan putus tidak dapat dilalui baik oleh orang maupun kendaraan," tuturnya.

Pihaknya, kata Joko, juga telah mengajak masyarakat untuk memantau agar tidak ada yang melewati jalan tersebut dengan ronda malam secara bergantian.

Sedangkan, agar longsoran tanah tidak melebar pihaknya akan bergotong royong bersama masyarakat untuk melakukan perbaikan pada Minggu (22/4/2018) pagi.

"Perbaikan tanah yang amblas akan dikerjakan secara gotong royong," katanya.

REPORTER : DONI IRWANDY
EDITOR : DICKY ZULKIFLY 

klik disini

iklanramadhanhanura

Terpopuler

Kampanye Damai Pasangan Cabup dan Cawabup Purwakarta No urut 2 (Hj Anne Ratna Mustika dan H Aming)