Foto : Kapolres Purwakarta AKBP Matrius berkomunikasi dengan tersangka WS.

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Kapolres Purwakarta AKBP Matrius mengatakan, pelaku WS (48) melakukan persetubuhan dengan ancaman terhadap anak tiri pelaku yang berusia 16 tahun sejak korban masih duduk di kelas dua SMP.

Selama setahun lebih, pekerja serabutan itu mencabuli anak tirinya, HS, yang berusia 16 tahun. Bahkan, tanpa sepengatahuan ibu korban, WS menikahi HS secara siri.

Lebih parah lagi, WS mengajak HS tinggal satu rumah dengan sang ibu yang bernama ML, di kediamannya di Desa Maracang Kecamatan Babakancikao, Purwakarta.

“Pelaku dan korban serta ibu korban tinggal serumah. Perbuatan WS dilakukan saat ibu korban tidak berada di rumah,” kata Kapolres, di Mapolres Purwakarta, Kamis (4/4/2019).

Berikut sejumlah barang bukti, pelaku kini diamankan di Mapolres Purwakarta.

“Pelaku dijerat undang-undang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara. Ditambah sepertiga masa hukuman karena pelaku masuk kategori sebagai wali korban,” demikian Kapolres Purwakarta.(dik)

Terpopuler