Foto : Aktivis Pemuda Hersong Pansila (HP)

DEPOK, headlinejabar.com

Aktivis Pemuda Hersong Pansila (HP) membatah pemberitaan di salah satu media online, dimana dirinya disebutkan telah menerima uang sebesar Rp200 juta. Hal tersebut di sampaikan pada saat jumpa pers di Kafe Lele Nongkrong Depok.

Menurut Hersong uang Rp 200 juta itu tidak pernah ada dan mereka (Entin Pratiwi dan Dian Dwi Kurniawati juga ada pada saat tanda tangan kwintansi.

"Memang benar saya tanda tangan kwitansi tetapi saya sampai dengan detik ini tidak pernah menerima uang sebesar Rp 200 juta," tegas Hersong Sabtu (23/3/2018).

Tidak hanya itu Hersong juga menegaskan bahwa tidak benar Ketua DPRD Hendrik Tangke Allo menerima uang Rp80 juta.

"Tidak benar kalau Ketua DPRD menerima uang coba tanya mereka pernah gak datang kerumah HTA malam-malam terus di usir dari sana saja sudah keliatan bahwa HTA tidak mau bicara masalah proyek," tegasnya.

Namun demikian dirinya memang membenarkan mencatut nama Ketua DPRD hal tersebut di lakukan  semata-mata hanya untuk meyakinkan pihak investor.

"Itu memang saya akui dan saya juga sudah meminta maaf kepada Ketua DPRD Hendrik Tangke Allo dan membuat surat peryataan di atas materai tertanggal 2 Agustus 2018," katanya.

Di akhir jumpa persnya Hersong menegaskan bahwa pihaknya akan bertanggung jawab karena menurutnya dirinya sudah di minta klarifikasinya oleh Polres Depok.

"Saya sudah berkomitmen dengan Entin Partiwi dan Dian Dwi Kurniawati untuk menyelesaikan secara kekeluargaan karena bukan saya saja yang terima uang tetapi mereka juga terima uang," tandasnya.(yop/ays)

Terpopuler