Foto : Dandim 0619 Purwakarta Letkol Arh Yogi Nugroho.

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0619 Purwakarta Letkol Arh Yogi Nugroho memohon kerja sama media untuk tidak menyebarkan berita bohong (hoax).

"Apapun yang berkaitan dengan berita hoax di momen momen pemilu ini, kami harapkan kedewasaan masyarakat untuk mencerna setiap kebenaran dari sebuah kabar informasi dan berita," kata Yogi, usai pacara HUT TNI ke-73, Jumat (5/10/2018).

Dandim meohon secara khusus, media tidak menyebarluaskan berita yang belum bisa dipertanggungjawabkan kadar kebenarannya.

"Sehingga berita yang tersebar adalah berita yang nyata dan faktual," ucap dia.

Bantuan media sebagai corong dan pendidik bangsa untuk tidak menyebarkan berita hoax dalam momen pemilu ini. Di Purwakarta pihaknya akan mengedepankan aspek kebenaran. Melalui kerja sama muspida dalam menangkal berita-berita hoax yang beredar.

"Karena dampaknya akan sangat dominan, manakala ada berita yang memicu emosi publik. Ini akan menurunkan kualitas interaksi masyarakat kita. Dalam skala nasional bisa dibayangkan kerugiannya seperti apa," lanjut dia.

Dandim menegaskan, keberadaan TNI murni untuk rakyat. Sesuai komitmen, profesional TNI untuk rakyat yang sudah berlaku sampai saat ini.

"Keberadan kita tidak terlepas dari rakyat bahu membahu bergotong royong membangun bangsa adalah hal yang utama apapun yang kita kerjakan dapat dikerjakan bersama. Suka duka bersama TNI rakyat," tutup dia.(dik)

Terpopuler

Kampanye Damai Pasangan Cabup dan Cawabup Purwakarta No urut 2 (Hj Anne Ratna Mustika dan H Aming)