Foto : apel perisapan Operasi Patuh Jaya 2018 di lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

JAKARTA, headlinejabar.com

Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas Ditlantas Polda Metro Jaya menggelar apel perisapan Operasi Patuh Jaya 2018 di lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Apel diikuti oleh 2.853 anggota gabungan dari TNI, Polri, Dishub serta sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya dan Polres.

Selaku Inspektur upacara, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Purwadi dalam sambutannya menyampaikan mandat dari Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa bahwa Operasi Patuh ini merupakan operasi terpusat yang rutin dilakukan menjelang bulan Ramadhan. Tujuannya adalah menekan angka kecelakaan di jalan.

"Operasi ini serentak dilakukan di seluruh Polda di Indonesia. Selain itu, operasi ini dilaksanakan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan ketaat para pengguna kendaraan baik motor maupun mobil," ujar Brigjend Purwadi, Kamis (26/4/2018).

Ada enam poin yang menjadi sasaran dalam Ops Patuh Jaya 2018 kali dari tanggal 26 April hinggal 9 Mei :

1. Pengemudi yang menggunakan handphone.

2. Pengemudi yang melawan arus.

3. Pemotor yang berboncengan lebih dari dua orang.

4. Pemotor yang tidak menggunakan helm.

5. Pengemudi yang menggunakan narkoba atau dalam kondisi mabuk.

6. Pengemudi dengan muatan yang lebih.

Lebih jauh Wakapolda menjelaskan diharapkan dengan adanya operasi patuh ini, angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia bisa mengalami penurunan. Sebab berdasarkan data dari operasi patuh tahun sebelumnya efektif menurunkan tren angka kecelakaan lalu lintas.

Purwadi menambahkan operasi ini mulai dilaksanakan pada 26 April sampai 9 Mei 2018 mendatang.

"Kepada jajaran saya tekankan agar selalu berdoa sebelum bertugas dan utamakan SOP yang berlaku. Kemudian hindari pungli saat melakukan penindakan seingga tidak ada komplain dari masyarakat," jelasnya.

REPORTER : YUSUF STEFANUS
EDITOR : DICKY ZULKIFLY

Terpopuler

Kampanye Damai Pasangan Cabup dan Cawabup Purwakarta No urut 2 (Hj Anne Ratna Mustika dan H Aming)