Foto : Pelajar SMAN 3 Purwakarta Sulap Sampah Jadi Kerajinan Tangan

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Dalam rangka menyambut Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada Rabu (21/2/2018), siswa SMAN 3 Purwakarta yang tergabung dalam Komunitas Pecinta Lingkungan (KPL) menyulap sampah organik dan non organik menjadi kerajinan tangan yang bernilai seni dan ekonomi.

Kerajinan tangan tersebut di antaranya, tas dari bekas bungkus kemasan kopi instan, baju rompi adat dari karung goni, bunga hias dari kantong pelastik bekas dan sejumlah kerajinan tangan kreatif lainya.

"Kami mendorong anak-anak untuk mengubah pola pikir kalau sampah itu menjijikan. Mereka justru harus bisa memanfaatkan sampah menjadi barang yang punya manfaat kegunaan," kata Yuyus Supriadi, Wakasek Sarana Prasarana sekaligus Pembimbing KPL SMAN 3 Purwakarta, Selasa (20/2/2018).

Lanjut Yuyus, dalam menyulap sampah menjadi kerajinan tangan, para pelajar dibentuk untuk mampu berkreasi. "Sampah yang olah dikresikan menjadi bentuk yang bermacam-macam. Di sini daya kreatifitas mereka diasah," ujarnya.

Sementara itu, seorang pelajar yang merupakan anggota KPL, Daffa Attilah mengungkapkan bahwa ini merupakan bentuk kepedulian pelajar terkait sampah.

Mengolah sampah menjadi kerajinan tangan lanjut Daffa, telah mengasah kreativitasnya. "Saya kebetulan orangnya kreatif. Jadi seneng aja ngolah sampah jadi kerajinan tangan," tuturnya.

IMG 20180225 WA0031

Foto : Pelajar SMAN 3 Purwakarta Sulap Sampah Jadi Kerajinan Tangan

Hal lain diungkapkan oleh Ardi Restu Fauzi yang mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap sampah, khususnya masyarakat Purwakarta.

"Saya harap masyarakat lebih peduli lingkungan. Khususnya soal sampah, karena kalau tidak dikelola dengan benar sampah bisa jadi sumber penyakit dan bencana alam seperti banjir," jelas Ardi.

Hal lain yang dilakukan pelajar Purwakarta dalam menyambut Hari Peduli Sampah Nasional, yaitu dengan mengadakan Gebrakan Purwakarta Mewujudkan Indonesia Bebas Sampah 2020.

Rencananya, acara yang diprakasai oleh Mahasiswa Polibisnis ini akan digelar di GOR Purnawarman yang akan diikuti oleh ratusan pelajar SD, SMP, SMK, dan Mahasiswa.

Diharapkan, acara tersebut dapat memicu kesadaran masyarakat akan peduli lingkungan, terkhusus masyarakat Purwakarta.

Gebrakan Purwakarta Mewujudkan Indonesia Bebas Sampah akan diramaikan oleh kegiatan seminar, aksi kerja bakti memungut sampah, dan penandatanganan petisi gerakan “Tidak Buang Sampah Sembarangan”.

klik disini

Terpopuler

Kampanye Damai Pasangan Cabup dan Cawabup Purwakarta No urut 2 (Hj Anne Ratna Mustika dan H Aming)