Pasir Langlang Purwakarta Wisata Ketenangan Batin

Foto : Wana wisata perbukitan ini menyajikan deretan pohon pinus lengkap dengan udara yang menyegarkan. Pasir Langlang berlokasi di Desa Pusaka Mulya Kecamatan Kiarapedes.

PURWAKARTA, headlinejabar.com 

Sepekan beraktifitas rasanya cukup melelahkan. Tidak salah rasanya memberikan kesempatan pada tubuh dan urat-urat saraf untuk menenangkan diri. Salah satunya, berkunjung ke tempat yang bisa menenangkan batin dan pikiran.

Adalah Pasir Langlang, destinasi wisata yang terletak di selatan Purwakarta ini sesuai dengan nama yang disematkan oleh warga sekitar. Pasir (bahasa Sunda) berarti bukit jika dibahasaindonesiakan. Sementara Langlang merupakan istilah yang biasa digunakan untuk merujuk pada suasana pengembaraan.

Wisata Pasir Langlang berlokasi di Desa Pusaka Mulya Kecamatan Kiarapedes. Wana wisata perbukitan ini menyajikan deretan pohon pinus lengkap dengan udara yang menyegarkan, karena masih terbebas dari polusi kendaraan maupun polusi industri.

Untuk tiba di lokasi, wisatawan dapat memulai perjalanan dari Jalan Kapten Halim Purwakarta  menuju arah Wanayasa, melewati pasar setempat hingga sampai ke Gapura Desa Pusaka Mulya, Kiarapedes. Setelah berjalan lurus dari gapura tersebut, wisatawan akan menemukan petunjuk jalan menuju kawasan Wana Wisata Pasir Langlang Panyawangan Purwakarta.

Sampai di lokasi, wisatawan akan dibuat seolah ‘nyawang’ (bahasa Sunda) atau dalam bahasa Indonesia berarti mengenang. Ya, suasana hening di wilayah tersebut mengingatkan wisatawan pada nuansa kolosal pengembaraan para pendekar pada masa kerajaan Sunda masa lalu.

"Tempatnya enak, suasananya nyaman. Tenang banget, jauh dari hingar bingar keramaian. Lengkap dan lebih puas jika mencoba camping di sini," kata Siti Nurhasanah, pengunjung Pasir Langlang, Rabu(29/11/2017).

Tiket untuk bisa menikmati keindahan Pasir Langlang cukup lumayan murah. Hanya dengan Rp5000 sudah bisa menikmati surga dunia di perbukitan Purwakarta. Namun ada harga lain untuk menikmati camping ground di Pasir Langlang. 

Foto : Wana wisata perbukitan ini menyajikan deretan pohon pinus lengkap dengan udara yang menyegarkan. Pasir Langlang berlokasi di Desa Pusaka Mulya Kecamatan Kiarapedes.

Wisatawan harus membayar iket dua kali lipat atau sebesar Rp10.000 ribu plus Rp330 ribu untuk biaya sewa guide, tenda, sleeping bag, matras, dan satu set alat masak. Sementara, uang sebesar Rp15 ribu harus disiapkan oleh wisatawan jika ingin menikmati hammock atau ayunan yang dibentangkan diantara dua batang pohon pinus.

Para wisatawan lebih banyak terlihat berswafoto dengan latar belakang papan nama “Pasir Langlang Panyawangan Purwakarta” yang berlogo Gunung Burangrang, gunung yang dikenal menyimpan kekuatan mistis dari ‘karuhun’ (orang terdahulu) oleh masyarakat setempat.

Beberapa diantaranya terlihat berfoto dengan latar belakang hutan pinus sambil duduk di kursi kayu yang disediakan oleh Saung Gede, pengelola kawasan setempat. Konon, usai wisatawan berfoto di hutan pinus di wilayah ini acap merasakan ketenangan saat berada diantara pohon-pohon pinus di tempat tersebut.

Juga terdapat Saung Gede yang dipercaya pihak Perhutani untuk menjadi pengelola hutan pinus tersebut menyebutkan bahwa rata-rata wisatawan berasal dari segmen remaja dan pecinta alam.

"Kalau sehari-hari saya lihat kebanyakan remaja dan pecinta alam ya. Sering juga ada yang pre-wedding disini," ujar perwakilan Saung Gede, Nandang Mulya Nugraha.

Di lihat dari atas, kawasan ini terlihat seperti toping hijau yang menutupi permukaan tanah. Hal ini karena masyarakat setempat dilarang menebang pohon yang tumbuh di kawasan tersebut, mereka hanya dibolehkan memungut ranting kayu yang jatuh untuk digunakan sebagai bahan bakar memasak sehari-hari. 

EDITOR : DICKY ZULKIFLY


VIDEO TERBARU:

(Adv) Cianting Kembali Dipimpin Kades Abah Adang

Polling Pilkada Jabar 2018

Polling Pilkada Purwakarta 2018

Statistik Pengunjung

004792630
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Semuanya
6457
11140
6457
4792630

IP Anda: 54.242.205.33
+070012Minggu5712Asia/Jakarta